Mengapa Emas hanya Memiliki Kadar 99,99%? Kok bukan 100%? Ini Alasannya!

Sejak zaman dahulu hingga sekarang, emas batangan menjadi alat investasi yang digemari masyarakat. Nilai emas yang cenderung stabil dan terus naik, membuat emas sering disebut sebagai aset investasi masa depan.

Harga emas bisa dibilang sangat aman dibandingkan investasi lain seperti saham dan obligasi. Bahkan keuntungan lain dari emas adalah sifatnya yang mudah dicairkan (dijual) sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan yang mendesak.

Ingin Investasi Emas? Baca Keuntungan Investasi Emas


Berbicara tentang emas batangan, pernahkah anda bertanya mengapa emas batangan hanya memiliki kadar 99,99%, bukan 100%? Inilah alasannya!

Alasan Emas hanya Memiliki Kadar 99,99%, bukan 100%

Perlu anda ketahui bahwa sebenarnya emas murni terlalu lunak untuk dijadikan perhiasan. Bahkan jika anda tekan dengan jari, emas bisa menjadi penyok.

Karena sifat logam yang terlalu lunak ini, maka agak sulit untuk mempertahankan durabilitas (daya tahan) barang tersebut ketika digunakan dalam aktivitas sehari hari.

Namun, ada cara untuk membuat emas menjadi lebih tahan lama. Dimana emas harus dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, arsen atau logam lainnya. Sehingga dapat menghasilkan perhiasan emas yang memiliki durabilitas tinggi.

Sampai disini saja sudah terlihat alasan kenapa emas tidak 100% murni. Namun, berikut ini alasan lengkap kenapa emas batangan hanya memiliki tingkat kemurnian 99,99%.

1. Proses memurnikan emas hingga 100% hanya dapat dilakukan secara teori. Namun secara kenyataan di lapangan, bisa dibilang tidak memungkinkan.

2. Usaha yang dikeluarkan (waktu, tenaga, uang, dll) untuk menyuling emas menjadi 100% murni, tidak sebanding dengan nilai emas yang bakal dihasilkan. Bahkan dengan sifat emas yang terlalu lunak, membuat agak sulit bagi pengrajin untuk mempertahankan durabilitas ketika digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Setiap alat ukur khususnya untuk mengukur tingkat kemurnian emas, pastinya memiliki keterbatasan. Bisa dibilang alat ukur tidak ada yang sempurna, pastinya memiliki tingkat keakuratan dalam skala tertentu saja.

Dengan kata lain, tidak ada alat ukur yang dapat menentukan emas memiliki tingkat kemurnian 100%. Karena pasti ada 1% kandungan mineral atau logam lain di dalamnya.

4. Terakhir, tingkat kemurnian tertinggi yang pernah dihasilkan adalah 99,9999% (memiliki 6 angka 9). Emas ini dimurnikan di Perth Mint pada tahun 1957.

Saat ini, kadar emas 24 karat yang dijual secara komersial memiliki kadar antara 99,00% hingga 99,99%.

Nah, Antam dan UBS merupakan contoh perusahan yang memberikan jaminan keaslian produk dengan kemurnian 99,99% atau 24 karat.

Sudah paham kan?

Ditambah lagi, tidak ada apapun di dunia ini yang 100% murni. Justru dengan memiliki tingkat kemurnian tertinggi atau mengatakan hal tertentu dengan 99,99%, sudah masuk akal serta logis alias tidak berlebihan.

Referensi:
[1] Why can’t we get 100% gold?
[2] Fineness – Wikipedia

Tinggalkan komentar